Butuh perjuangan untuk mencapai air terjun Blang Kulam di Aceh. Namun pesona keindahan dan keasrian air terjun ini membuat siapapun yang datang ke sana lupa diri. Rasanya ingin bermain di sana seharian!

Subhanallah! Itu kata yang pantas terucap setelah naik turun 555 anak tangga perbukitan Blang Kulam. Sedikit melelahkan! Namun dua air terjun kembar yang sangat menakjubkan akan melenyapkan rasa lelah seketika.

Air terjun itu bak perawan desa yang tak tersentuh si tangan jahil. Pepohonan besar yang menjulang tinggi di sekelilingnya seperti menyapa setiap raga yang berdatangan ke tempat itu. Bebatuan di bawah air terjun itu pun selalu setia menahan air jernih yang berjatuhan ke atasnya.

Setidaknya, itulah gambaran yang terlihat ketika saya dan teman-teman mahasiswa Teknik Sipil di Universitas Malikussaleh Lhokseumawe saat mengunjungi nirwana Blang Kulam tersebut, kemarin. Tempat ini masih terbilang asing dari wisatawan. Apalagi wisatawan mancanegara. Biasanya, hari Minggu, air terjun itu hanya dipadati oleh masyarakat lokal.

Tak ada sarana pendukung lain seperti tempat penginapan yang disediakan di sini. Setelah sampai di gerbang, sebelum Anda melalui ratusan tangga itu, Anda hanya akan menjumpai sebuah bangunan Mushola, area parkir, dan jejeran tempat berjualan warga setempat.

Air terjun Blang Kulam terletak di sebuah tempat terpencil yang jauh dari hingar bingar kota. Letak tepatnya ada di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara. Jika ingin ke sana, Anda harus menempuh kurang lebih 30 km dari Kota Lhokseumawe.

Jika tak membawa kendaraan pribadi, agak sedikit susah memang. Karena sejumlah angkutan umum dari arah Lhokseumawe tak akan bersedia membawa Anda ke sana. Mereka hanya sampai di Keude Buloh Blang Ara, kecamatan setempat, sekitar 7 km lagi dari air terjun tersebut. Namun jangan khawatir, abang- ojek di Simpang Cot Nibong, yang tak jauh dengan Keude Buloh Blang Ara siap mengantar Anda menuju nirwana Blang Kulam itu.

Mukhlis Azmi / DetikTravel

Advertisements